arrowHome

Main Menu
Home
Profil
Renstra
Info Kes
Web Links
UPTD
Cari Info
Info Lelang
Galeri Foto
Hubungi Kami
Layanan
Email
Buku Tamu
Kalender Kegiatan
September 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30
Infokes Terkini
StatistiK
Anggota: 82
Berita: 471
Pranala: 20











 
kantor gubernur provinsi gorontalo.jpg
Waspadai Bahan Berbahaya PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh administrator   
Monday, 31 May 2010
Dinkes Bonbol : Salah satu bahan berbahaya yang dewasa ini sering dipakai dalam pengolahan makanan adalah formalin. Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Formalin biasanya digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan desinfektan untuk peralatan rumah sakit serta untuk pengawet mayat.

Formalin dilarang digunakan sebagai pengawet makanan, sebab formalin sangat berbahaya bila dihirup karena dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan, bila mengenai kulit dapat menyebabkan luka bakar, reaksi alergi,bila tertelan akan menyebabkan rasa terbakar pada mulut, tenggorokan dan perut, sakit menelan, mual dan muntah, sakit kepala, kejang hingga koma, dapat pula merusak hati, jantung, otak, ginjal syaraf.

Konsumsi dalam jangka panjang akan menyebabkan kanker, jika tertelan formalin sebanyak 30 ml(3 sendok makan) menyebabkan kematian

 

Formalin biasa disalah gunakan pada pangan, diantaranya : mie basah, tahu, baso, ikan segar dan ikan kering/ikan asin.

Ciri-ciri pangan yang mengandung formalin:

1. Ciri-ciri mie basah berformalin

                a. Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar(25 C) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 C).

                b. Tidak lengket dan mie lebih mengkilat dibanding mie normal

                c. Bau agak menyengat bau formalin

2. Ciri-ciri tahu berformalin

                a. Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar(25 C) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari  (10 C).

                b. Tahu terlampau keras, kenyal namun tidak padat

3. Ciri-ciri ikan segar atau hasil laut berformalin

                a. Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar (25 c)

                b. Warna insang merah tua dan tidak cemerlang, bukan merah segar dan warna daging ikan putih bersih

                c. Bau agak menyengat, bau formalin

                d. Tidak dihinggapi lalat

4. Ciri-ciri ikan asin berformalin

                a. Tidak rusak sampai 1 bulan pada suhu kamar (25 C)

                b. Bersih cerah tidak berbau khas ikan asin

                c. Tidak dihinggapi lalat

5. Ciri-ciri baso berformalin

                a. Tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar (25 C)

                b. Tekstur sangat kenyal

                c. Bau agak menyengat, bau formalin

 

Sumber  : Sie. Farmamin Dinkes BonBol

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
| Dinas kesehatan Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, | Health Info | BoneBolango District Health Office, Gorontalo Provincial |
 


pa anes3.jpg
Popular
Jajak Pendapat
Menurut Anda Website Dinkes Bone Bolango ?
 
Admin Login





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Foto Kegiatan
musyawarah masyarakat desa dalam pengembangan poskesdes.jpg

wokwitweb
© 2010 Website Resmi | Dinas Kesehatan Kab Bone Bolango | Provinsi Gorontalo
Dinkes Bone Bolango Website Resmi.