|
DIKES BONBOL : Hujan yang beberapa hari ini mulai melanda Bone Bolango harus diikuti oleh gerakan bersih-bersih terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti penyebar penyakit demam berdarah. Hal yang harus dilakukan adalah melakukan gerakan M , yaitu menutup tempat penampungan air , mengubur barang-barang bekas yang berserakan di halaman rumah yang dapat menampung air hujan, dan menaburkan bubuk abate
Nyamuk penyebar demam berdarah suka hidup di air bersih yang tergenang dalam wadah-wadah terbuka misalnya tempurung, kaleng bekas, ban-ban bekas, air got beton yang tergenang. Nyamuk demam berdarah tidak dapat hidup di air tergenang yang berkontak langsung dengan tanah. Disamping itu diharapkan masyarakat juga harus memperhatikan kebersihan dalam rumah. Banyak tempat-tempat dalam rumah yang berpotensi digenangi air bersh seperti bak-bak mandi, tempat penampungan air, wadah penampungan air di dispenser atau dibelakang kulkas. Demam berdarah palng banyak menyerang anak-anak, terutama balita oleh karena mereka masih terbiasa tidur di pagi dan sore hari. Nyamuk demam berdarah menggigit pada pag dan sore hari. Oleh karena itu usahakan menidurkan anak anak pada ranjang yang berkelambu, atau menggunakan anti nyamuk yang aman bagi mereka. Dengan cara sederhana ini Insya Allah anak-anak kita akan terhindar dari gigitan nyamuk aedes aegypti. Penyemprotan atau pengasapan bukan cara yang efektif , oleh karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Dengan 3 M maka tempat pembiakan nyamuk dihilangkan sehingga tidak ada kesempatan bagi nyamuk berkembang biak. (P2M Dikes Bonbol) |